Pernahkah kamu kecewa?
Coba ingatlah apa yang membuatmu kecewa.
Mungkin dalam pengharapanmu tidak kau ingat siapa yang paling bisa memberimu kepastian.
Allah, iya Tuhan kita semua..
Mungkin kamu sedang mengharapkan seseorang yang sedang akan menepati janjinya, dan terkadang yang kamu ingat hanya orang tersebut pasti akan menepati janjinya, karena dia telah berjanji.
Dan kamu tidak ingat bahwa dalam kehidupanmu ada campur tangan Allah.. dan saat seorang tersebut tdk bisa menepati janjinya baik disengaja ataupun tidak, biarlah. Itu urusannya dengan Allah..
Dan jika kamu kecewa, maka kamu benar tidak mengingat bahwa Allah lebih mengerti apa yang terbaik untukmu
Satu hal yang perlu diingat, Gantungkanlah harapanmu hanya pada Allah jika kamu tidak ingin kecewa..
#muhasabahseoranghamba
E M B U N S E N J A ^^
bukan sepenuhnya yang kutulis adalah aku yang sebenarnya :)
Sabtu, 09 Agustus 2014
Jumat, 08 Agustus 2014
~ TEMAN SENDIRI ~
Aku sejak di dalam rahim pun sendirian.
Jutaan kali aku mencoba mencari TEMAN, maka jutaan kali aku mncoba menyakiti diri SENDIRI..
Sejak saat itu aku sudah memutuskan untuk mampu berjalan dan bertahan SENDIRI.. sejak seseorang yg bernama TEMAN benar benar membuatku tak lagi menginginkan yang jauh lebih indah dari SENDIRI.
Ya sejak SMA.
Aku mungkin memang nyaman dengan SENDIRI...
Aku pikir aku akan lebih baik dengan TEMAN, tp ternyata kenyamanan itu datang SENDIRI tanpa TEMAN..
Dan mungkin kesalahan bukan terletak di TEMAN. Tp padaku SENDIRI, yg tak pandai untuk menjadi TEMAN,
Karena aku adalah TEMAN yang pandai untuk mengecewakan dan menyakiti.. maka memang lebih baik aku SENDIRI, agar aku tidak menyakiti yang lain..
Meskipun SENDIRI terkadang juga lebih menyakitkan, tak masalah selama yang sakit itu hanya aku SENDIRI.
setidaknya jika aku SENDIRI tidak ada orang yang aku anggap TEMAN, tersakiti. Dan tidak ada orang yang menganggapku TEMAN, menyakitiku. ya karena aku hanya seorang, SENDIRI
NB: manusia tempat khilaf, ini adalah tulisan yang ditulis oleh penulis yang sedang emosional saat itu.. biar ini jadi pembelajaran hidup untuk sang penulis sendiri..selebihnya kalian yang membaca (kalau ada) ambillah yang baik dan buanglah yang jelek dan salah..
Langganan:
Postingan (Atom)